Filosofi Perwasitan Pencak Silat

FILOSIFI PERWASITAN PENCAK SILAT Filosofi perwasitan pencak silat merupakan sosok kepemimpinan yang berdasarkan pada budi pekerti luhur, yakin sebagai sumber dari kekuatan sikap, prilaku, dan perbuatan manusia yang diperlukan untuk mewujudkan cita-cita agama dan moral masyarakat filosifi perwasitan pencak mengajarkan budi pekerti luhur yang harus dimiliki dan mengajarkan manusia sebagai mahluk tuhan, mahluk pribadi dan mahluk sosial yang hubunganya selalu berkaitan dengan lingkungan sekitarnya. Yang semua itu merupakan akumulatif dari pengambilan peran, sikap seorang wasit pencak silat dalam memimpin suatu pertandingan. Selain itu wasit merupakan seorang penengah, penentu, perantara, pemimpin, pemisah, pelerai dan pendamai dalam suatu pertandingan yang dipimpinya. ABA-ABA PERTANDINGAN 1. Aba-aba ”BERSEDIA” digunakan dalam persiapan sebagai peringatan bagi pesilat dan seluruh aparat pertandingan bahwa pertandingan akan segera dimulai. 2. Aba-aba ”MULAI” digunakan tiap pertandingan dimulai dan akan dilanjutkan pula, bisa pula dengan isyarat 3. Aba-aba ”BERHENTI” digunakan untuk menghentikan pertandingan. 4. Aba-aba ”PASANG” dan ”SILAT” digunakan untuk pembinaan. 5. Pada awal dan akhir pertandingan setiap babak ditandai dengan pemukulan gong. KRITERIA, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB APARAT PERTANDINGAN 1. Delegasi Teknik Delegasi teknik dan Asisten Delegasi Teknik untuk pertandingan tingkat Nasional ditunjuk oleh PB. IPSI. • Seorang yang ditunjuk tersebut harus menguasai semua ketentuan dan peraturan yang ditetapkan pada umumnya, terutama ketentuan dan peraturan tentang pertandingan Pencak Silat dan berasal dari unsur Wasit Juri senior atau Pelatih senior yang memiliki sertifikat minimal berkualitas sama dengan tingkat kejuaraan. • Kehadiran Delegasi Teknik sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara pertandingan seperti biaya angkutan udara, penginapan dan makan yang sesuai, transpor lokal, uang saku serta keperluan lain berkaitan dengan pelaksanaan tugas, kecuali ditentukan lain oleh PB. IPSI. Tugas dan tanggung jawab • Sebagai pendamping dan pengarah Komiti Pelaksana pada umumnya dan Komiti Pertandingan khususnya, sejak tahap kegiatan persiapan penyelenggaraan termasuk kesiapan Komiti Pelaksana, sarana, prasarana, serta bertanggung jawab atas kelancaran penyelenggaraan pertandingan sampai dengan berakhirnya kejuaraan. • Menyelesaikan masalah yang timbul menyangkut masalah umum maupun teknik penyelenggaraan pertandingan dimana keputusan Delegasi Teknik mempunyai kekuatan mengikat. Termasuk dalam hal ini kewenangan untuk menghentikan / menunda / membatalkan pertandingan dan / atau mengganti petugas Komiti Pertandingan bila diperlukan. Seluruh tindakan yang diambil harus bertujuan untuk menyelamatkan jalannya pertandingan, pelaksana teknis dan peserta pertandingan serta citra Pencak Silat. • Mengisi dan menandatangani Buku Kerja Wasit dan Juri Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas selambat-lambatnya satu bulan sejak berakhirnya kejuaraan bersangkutan kepada PB. IPSI 2. Asisten Delegasi Teknik Asisten Delegasi Teknik mempunyai tugas untuk membantu Delegasi teknik • Asisten Delegasi Teknik ditunjuk oleh PB. IPSI berasal dari pihak penyelenggara pertandingan dengan kreteria menguasai dan memahami Peraturan IPSI pada umumnya dan Peraturan Pencak Silat khususnya. • Bila dari pihak penyelenggara tidak bersedia, maka asisten Delegasi Teknik akan ditunjuk oleh PB. IPSI. Dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Delegasi Teknik 3. Ketua / Wakil Ketua Pertandingan Ketua / Wakil Ketua Pertandingan berasal dari unsur Wasit Juri senior. (Kelas I, II, atau III) Tugas dan tanggung jawab : • Mengatur dan bertanggung jawab atas kelancaran jalannya pertandingan • Memimpin Rapat teknik dengan pimpinan kontingen peserta pertandingan sebelum pertandingan dimulai, didampingi oleh Delegasi Teknik dan atau Asisten Delegasi Teknik, Ketua Dewan Wasit-Juri dan Ketua Komiti Pelaksana • Untuk memperingatkan dan kalau diperlukan mengganti petugas teknik lainnya setelah berkonsultasi dengan Delegasi Teknik, bila petugas bersangkutan tidak menjalankan tugasnya dengan semestinya sesuai dengan penugasan dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. • Menghentikan jalannya pertandingan jika diperlukan • Memutuskan masalah pertandingan di tingkat pertama setelah meminta pertimbangan dan Dewan Wasit-Juri • Meneruskan / mengajukan masalah pertandingan kepada Delegasi Teknik • Memberi isyarat kepada Juri dalam kategori Tunggal, Ganda, dan Regu bila peragaan peserta melewati garis batas gelanggang (10 m x 10 m) yang berada dimuka Ketua Pertandingan Dalam melaksanakan tugasnya, Ketua Pertandingan dibantu oleh Wakil Ketua Pertandingan untuk memimpin pertandingan secara bergiliran Ketua Pertandingan bertanggung jawab kepada Delegasi Teknik untuk masalah teknis pertandingan dan kepada Komiti Pelaksana untuk masalah yang sifatnya umum. Wakil Ketua Pertandingan bertanggung jawab kepada Ketua Pertandingan 4. Sekretaris Pertandingan Sekretaris Pertandingan adalah seorang yang berpengalaman dan menguasai masalah administrasi pertandingan yang ditunjuk oleh Komiti Pelaksana kejuaraan. • Bertugas membantu Ketua Pertandingan dalam penataan dan pengelolaan masalah administrasi pertandingan. • Dalam melaksanakan tugasnya dapat dibantu oleh seorang Asisten Sekretaris. • Sekretaris Pertandingan bertanggung jawab kepada Ketua Pertandingan, sedangkan Asisten Sekretaris Pertandingan bertanggung jawab kepada Sekretaris. 5. Dewan Wasit-Juri Dewan Wasit-Juri adalah pimpinan Wasit Juri dalam pertandingan Pencak Silat yang ditetapkan dan ditugaskan oleh IPSI, terdiri dari seorang Ketua dan du orang anggota dalam satu gelanggang pertandingan. Kewenangan dan kewajiban Dewan Wasit Juri adalah : • Membantu Ketua Pertandingan, dengan menyusun dan mengatur penugasan Wasit Juri • Meneliti hasil penilaian para Juri dan berhak memangil Juri melalui Ketua Pertandingan bila diperlukan. • Menandatangani hasil penilaian Juri setelah diperiksa kebenarannya dan menyerahkannya kepada Ketua Pertandingan. • Memberikan pertimbangan bila terjadi pengajuan keberatan tentang hasil pertandingan oleh peserta. • Dewan Wasit Juri bertanggung jawab secara teknis kepada Delegasi Teknik dan secara administratif kepada Komiti Pelaksana. 6. Wasit dan Juri Penugasan Wasit dan Juri • Wasit dan Juri yang akan bertugas dalam suatu pertandingan Pencak Silat tingkat nasional ditunjuk dan ditugaskan oleh PB. IPSI. • Wasit dan Juri yang akan bertugas adalah mereka yang telah mengikuti penataran Wasit Juri Nasional dan berhasil mendapatkan sertifikat Wasit Juri serta laik untuk ditugaskan • Penugasan Wasit dan Juri oleh PB. IPSI didasakan kepada prestasi dan catatan Buku Kerja yang bersangkutan. • Setiap Wasit dan Juri harus memiliki kemampuan untuk menilai seluruh kategori pertandingan Pencak Silat. • Jumlah Wasit dan Juri yang bertugas dalam satu pertandingan Pencak Silat adalah 18 orang untuk satu gelanggang. • Dalam pertandingan kategori Tanding, dipimpin oleh seorang Wasit dan di bantu oleh 5 (lima) orang Juri. • Dalam kategori Tunggal, Ganda, dan Regu dinilai oleh 5 (lima) orang Juri • Nilai tertinggi dan nilai terendah yang diberikan oleh Juri tidak diperhitungkan / dicoret. Penjumlahan dari nilai yang diberikan oleh ketiga orang Juri yang tidak dicoret adalah merupakan hasil nilai yang diperoleh peserta. Tugas Wasit (khusus untuk kategori TANDING) • Memeriksa kesiapan gelanggang dan pesilat • Memimpin pertandingan berdasarkan ketentuan pertandingan • Menjaga keselamatan pesilat • Menghentikan pertandingan bila : a. Pesilat membuat pelanggaran b. Pesilat bergeser keluar gelanggang c. Pesilat terjatuh b. Pesilat bergumul c. Pertandingan tidak seimbang d. Untuk memberi tegoran, peringatan atau hukuman e. Untuk memeriksa luka-luka / cidera pesilat f. Situasi pertandingan terganggu g. Pesilat mengundurkan diri h. Diminta oleh Ketua Pertandingan • Menjaga kualitas pertandingan • Memberi teguran dan peringatan kepada pesilat atau Pendamping Pesilat • Memberikan isyarat kepada Juri mengenai pelanggaran dan hukuman kepada pesilat serta pengesahan serangan jatuhan • Menanyakan kepada para Juri bila terjadi keraguan dalam mengambil keputusan. Pemanggilan para Juri oleh Wasit untuk menanyakan suatu keputusan dilaksanakan ditengah gelanggang dan disaksikan oleh salah seorang Dewan Wasit Juri, setelah menempatkan kedua pesilat disudut netral • Melaksanakan keputusan pemenang Tugas Juri (untuk semua kategori) • Memberi penilaian terhadap pesilat dalam suatu pertandingan • Mencatat pelanggaran-pelanggaran • Menentukan pemenang berdasarkan jumlah nilai • Menandatangani formulir penilaian yang telah diisi • Menjawab pertanyaan Delegasi Teknik, Ketua Pertandingan, Dewan Wasit Juri dan Wasit bila diperlukan • Mengawasi pelaksanaan penimbangan pesilat yang akan bertanding Dalam melaksanakan tugasnya Wasit Juri secara teknis bertanggung jawab pada tingat pertama kepada Dewan Wasit Juri dan Ketua Pertandingan dan pada tingkat akhir kepada Delegasi Teknik 7. Pengamat Waktu Pengamat waktu ditunjuk dan ditugaskan oleh Komiti Pelakasana dari mereka yang menguasai tugas tersebut, diutamakan berasal dari unsur Wasit-Juri Pengamat Waktu berkewajiban : • Menghidupkan dan mematikan jam pertandingan sesuai dengan waktu pertandingan yang ditentukan atau berdasarkan aba-aba Wasit dalam kategori TANDING • Memberi isyarat kepada Wasit saat perhitungan terhadap pesilat yang mengalami ”knock down” dalam pertandingan kategori TANDING • Memberi isyarat untuk memulai penampilan dalam kategori TUNGGAL, GANDA, dan REGU • Membuat catatan dan menanda tangani formulir catatan waktu penampilan peserta khusus untuk kategori Tunggal, Ganda, dan Regu dan diserahkan kepada Ketua Pertandingan untuk mendapatkan pengesahan dan segera diumumkan untuk diketahui oleh Juri yang bertugas 8. Dokter Pertandingan • Setiap pertandingan yang diselenggarakan harus dihadiri, disaksikan dan dijaga oleh Dokter dan Tim Kesehatan yang ditunjuk oleh Komiti Pelaksana • Dokter pertandingan dimaksud adalah dokter olahraga yang memahami kesehatan olahraga. • Tim Kesehatan harus dilengkapi dengan ambulance dan oksigen. • Dokter pertandingan harus menyaksikan pertandingan pertama hingga pertandingan terakhir selesai dilaksanakan. • Atas permintaan Ketua Pertandingan / Wasit, Dokter memeriksa pesilat yang cidera di gelanggang pertandingan • Hasil pemeriksaan Dokter, menentukan dapat atau tidaknya meneruskan pertandingan. • Dalam hal adanya pernyataan keberatan terhadap suatu hasil pertandingan, kehadiran / keterangan Dokter Pertandingan dapat diminta bila diperlukan. • Dalam melaksanakan tugasnya Dokter Pertandingan bertanggung jawab secara prosedur teknis pertandingan kepada Ketua Pertandingan, secara umum kepada Ketua Komiti Pelaksana dan secara kedokteran kepada instansi kedokteran / kesehatan yang berwenang. JENIS DAN TINGKAT KEJUARAAN 1. Tingkat kejuaraan dilingkungan IPSI terdiri atas : 1.1. Kejuaraan Nasional 1.2. Kejuaraan Wilayah 1.3. Kejuaraan Daerah 1.4. Kejuaraan Cabang 1.5. Kejuaraan lainnya yang diselenggarakan di lingkungan IPSi seperti Kejuaraan Invitasi, turnamen terbuka, Eksibisi dan lainnya 2. Kejuaraan Khusus Kejuaraan Pencak Silat lainnya yang diselenggarakan oleh suatu badan diluar IPSI yang menggunakan Peraturan Pertandingan Pencak Silat ini dan diselenggarakan melalui koordinasi dengan IPSI. PERLENGKAPAN PAKAIAN APARAT PERTANDINGAN 1. Delegasi Teknik dan Asisten Delegasi Teknik Delegais Teknik dan Asisten Delegasi Teknik memakai pakaian harian. Pada dada sebelah kiri dipasang lambang IPSI. 2. Ketua / Wakil Ketua Pertandingan Ketua / Wakil Ketua Pertandingan memakai pakaian Pencak Silat model standard, warna HITAM dengan kain samping yang dipakai dipinggang Sabuk / bengkung warna KUNING lebar 10 cm dan songkok warna HITAM Pada dada sebelah kiri dipasang lambang Wasit Juri menurut kelasnya. 3. Sekretaris / Asisten Sekretaris dan Pengamat Waktu Memakai pakaian Pencak Silat model Standard, warna HITAM dengan kain samping yang dipakai dipinggang Sabuk / bengkung warna PUTIH lebar 10 cm dan songkok warna HITAM 4. Dewan Wasit Juri Dewan Wasit Juri kategori Tanding, Tunggal, Ganda dan Regu memakai pakaian Pencak Silat model Standard, warana PUTIH, sabuk / bengkung warna KUNING lebar 10 cm Pada dada sebelah kiri dipasang lambang Wasit Juri menurut kelasnya. 5. Wasit dan Juri Wasit dan Juri kategori Tanding memakai pakaian Pencak Silat model standard, warna PUTIH, sabuk / bengkung warna kuning lebar 10 cm. Pada dada sebelah kiri dipasang lambang Wasit Juri menurut kelasnya Juri kategori Tunggal, Ganda, dan Regu sama dengan kategori Tanding. 6. Pembantu Gelanggang Memakai pakaian Pencak Silat model Standard, warna HITAM Sabuk / bengkung warna PUTIH lebar 10 cm dan songkok warna HITAM PERLENGKAPAN GELANGGANG PERTANDINGAN 1. Gelanggang Gelanggang dapat dilantai dan dilapisi matras dengan tebal maksimal 5 (lima) cm, permukaan rata dan tidak memantul, boleh ditutup dengan alas yang tidak licin, berukuran 10 m x 10 m dengan warna dasar hijau terang dan garis berwarna putih sesuai dengan keperluaanya, disediakan oleh Komiti Pelaksana dengan penjelasan sebagai berikut : Untuk kategori TANDING mengikuti ketentuan sebagai berikut : Gelanggang pertandingan terdiri dari : Bidang gelanggang : Berbentuk segi empat bujur sangkar dengan ukuran : 10m x 10m. Bidang tanding : Berbentuk lingkaran dalam bidang gelanggang dengan garis tengah 8 m. Batas gelanggang dan bidang tanding : Dibuat dengan garis putih selebar ± 5 cm ke arah luar. Pada tengah-tengah bidang tanding dibuat lingkaran dengan garis tengah 3 m, lebar garis 5 cm berwarna putih sebagai batas pemisah sesaat akan dimulai pertandingan. Sudut pesilat adalah ruang pada sudut bujur sangkar gelanggang yang berhadapan yang dibatasi oleh bidang tanding terdiri atas : a. Sudut berwarna biru yang berada disebelah ujung kanan meja Ketua Pertandingan b. Sudut berwarna merah yang berada diarah diagonal sudut biru c. Sudut berwarna putih yaitu kedua sudut lainnya sebagai sudut netral. Untuk kategori TUNGGAL, GANDA dan REGU mengikuti ketentuan sebagai berikut : Gelanggang penampilan untuk ketiga kategori tersebut adalah bidang gelanggang dengan ukuran 10 m x 10 m. 2. Perlengkapan Gelanggang. Perlengkapan gelanggang yang wajib disediakan oleh Komiti Pelaksana terdiri dari : o Meja dan kursi pertandingan o Meja dan kursi Wasit Juri o Formulir pertandingan dan alat tulis menulis o Jam pertandingan, gong (alat lainnya yang sejenis) dan bel o Lampu babak atau alat lainnya untuk menentukan babak o Lampu isyarat berwarna merah, biru dan kuning untuk memberikan isyarat yang diperlukan sesuai dengan proses pertandingan yang berlangsung o Bendera kecil warna merah dan biru, bertangkai, masing-masing dengan ukuran 30 cm x 30 cm untuk Juri Tanding dan bendera dengan ukuran yang sama warna kuning untuk Pengamat Waktu o Papan informasi cacatan waktu peragaan pesilaat kategori Tunggal, Ganda dan Regu o Tempat Senjata o Papan nilai o Timbangan. Alat timbang pada saat timbang awal harus sama dengan alat timbang pada saat timbang ulang. Alat timbang yang dipergunakan adalah alat timbang yang sudah ditera dan dinyatakan sah oleh Delegasi Teknik o Perlengkapan pengeras suara (sound system) o Ember dan gelas plastik, kain pel, kesat / keset kaki o Alat perekam suara / gambar, operator dan perlengkapannya (alat ini tidak merupakan alat bukti yang sah dalam menentukan kemenangan) o Papan nama : Ketua Pertandingan, Dewan Wasit Juri, Sekretaris Pertandingan, Pengamat Waktu, Dokter Pertandingan, Juri sesuai dengan urutannya (I s/d V). Bila diperlukan istilah tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bahasa lain yang dituliskan di bagian bawah Scoring Board Digital o Perlengkapan lain yang diperlukan antara lain, dalam keadaan tertentu (penonton terlalu ramai dan suara Wasit tidak dapat didengar oleh Pesilat) maka Wasit dapat menggunakan pengeras suara / pembesar suara (wireless) POLA LANGKAH PERWASITAN PENCAK SILAT Pola langkah dan gerak yang terdapat dalam perwasitan dan kejuaraan pencak silat adalah sebagai beriku:  Pola Langkah Segitiga Pola langkah segitiga merupakan pola langkah yang digunakan oleh wasit pencak silat kategori tanding, gunanya adalah untuk menegahi dan melihat taktik mendekati lawan dengan bentuk segitiga, pola langkah ini juga bertujuan untuk mengubah posisi kaki kiri depan berganti posisi kaki kanan depan pada titik yang sama. CARA PENILAIAN Kategori tanding Ketentuan Nilai : Nilai Prestasi Tekhnik : Nilai 1 : Serangan dengan tangan yang masuk pada sasaran, tanpa terhalang oleh tangkisan, hindaran atau elakan lawan. Nilai 1 + 1 : Tangkisan, hindaran atau elakan yang berhasil memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan tangan yang masuk pada sasaran. Nilai 2 : Serangan dengan kaki yang masuk pada sasaran, tanpa terhalang oleh tangkisan, hindaran atau elakan lawan. Nilai 1 + 2 : Tangkisan, hindaran atau elakan yang berhasil memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan kaki yang masuk pada sasaran. Nilai 3 : Teknik jatuhan yang berhasil menjatuhkan lawan. Nilai 1 + 3 : Tangkisan, hindaran, elakan atau tangkapan yang memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan teknik jatuhan yang berhasil menjatuhkan lawan. Kategori TGR Penilaian terdiri atas : Nilai Kebenaran yang mencakup unsur : a. Kebenaran gerakan dalam setiap jurus b. Kebenaran urutan gerakan c. Kebenaran urutan jurus Nilai perhitungan dari jumlah gerakan jurus Tunggal Baku (100 gerakan) dikurangi nilai kesalahan. Nilai kemantapan yang mencakup unsur : 1.1. Kemantapan gerak 1.2. Kemantapan irama gerak 2. Kemantapan penghayatan gerak 3. Kemantapan tenaga dan stamina Pemberian nilai antara 50 (lima puluh) s/d 60 (enam puluh) angka yang dinilai secara total/terpadu diantara keempat unsur kemantapan. Penentuan Hukukuman Ketentuan nilai hukaman : a. Nilai – 1 (kurang 1 ) diberikan bila pesilat mendapat Teguran I b. Nilai – 2 (kurang 2 ) diberikan bila pesilat mendapat Teguran II c. Nilai – 5 (kurang 5 ) diberikan bila pesilat mendapat Peringatan I d. Nilai – 10 (kurang 10) diberikan bila pesilat mendapat Peringatan I PENGAJUAN PROTES DAN KEBERATAN Pengajuan keberatan berlaku untuk semua kategori pertandingan dilakukan dengan ketentuan tata cara sebagai berikut : 1. Tim Manejer bersangkutan diwajibkan menyampaikan keberatannya dengan mengisi formulir yang tersedia pada Sekretaris Pertandingan. Pengambilan formulir pengajuan keberatan untuk kategori Tanding dilakukan dengan mengisi formulir dalam waktu selambat-lambatnya 10 menit setelah keputusan pemenang oleh Ketua Pertandingan dan diserahkan kembali kepada Sekretaris Pertandingan dalam waktu selambat-lambatnya 20 menit sejak formulir diterima. Sedangkan untuk kategori Tunggal, Ganda dan Regu pengambilan formulir pengajuan keberatan dilakukan dengan mengisi formulir dalam waktu selambat-lambatnya 10 menit setelah diumumkannya nilai perolehan peserta oleh Ketua Pertandingan untuk setiap nomor / kategori pertandingan dan diserahkan kembali kepada Sekretaris Pertandingan dalam waktu selambat-lambatnya 20 menit sejak formulir diterima. Dalam pengajuan keberata harus dicantumkan uraian keberatannya dengan jelas. 2. Keputusan atas keberatan tersebut pada tingkat pertama diselesaikan oleh Ketua Pertandingan bersama Dewan Wasit Juri, dan disampaikan kepada Tim Manejer bersangkutan selambat-lambatnya 2 (dua) jam sejak diterimanya pengajuan keberatan. 3. Bila keputusan tingkat pertama tetap tidak bisa diterima oleh yang bersangkutan, maka yang bersangkutan dapat mengajukan Banding. Banding disampaikan dalam waktu 20 menit setelah putusan tingkat pertama diserahkan kepada yang mengajukan keberatan. 4. Pengadil tingkat Banding adalah Delegasi Teknik sebagai Ketua dan Asisten Delegasi Teknik sebagai anggota, yang akan meninjau kembali masalahnya dan mengambil keputusan setelah berkonsultasi dengan segenap Aparat Pertandingan yang bertugas dan menyampaikan keputusannya kepada Menejer Tim bersangkutan selambat-lambatnya 3 (tiga) jam setelah Banding diajukan. Keputusan pada tingkat Banding bersifat final. 5. Pengajuan keberatan hanya dapat diterima bila disampaikan atas dasar dan cara yang sesuai dengan nilai budi luhur dan etika Pencak Silat. 6. Setiap pengajuan keberatan dikenakan biaya sesuai ketentuan Panitia Penyelenggara / Pelaksana atas persetujuan IPSI setingkat Kejuaraan. Pemasukan uang yang berasal dari pengajuan keberatan diserahkan kepada Komiti Pelaksana melalui Sekretaris Pertandingan dan dipergunakan untuk kepentingan Aparat Pertandingan (Delegasi Teknik, Ketua Pertandingan, Dewan Wasit Juri, Wasit dan Juri) PERATURAN PERTANDINGAN 1. Pesilat saling berhadapan dengan menggunakan unsur pembelaan dan serangan Pencak Silat yaitu menangkis / mengelak, mengenakan sasaran dan menjatuhkan lawan, menerapkan kaidah-kaidah Pencak Silat serta mematuhi larangan-larangan yang ditentukan. Yang dimaksud dengan kaidah adalah bahwa dalam mencapai prestasi teknik, seorang pesilat harus mengembangkan pola bertanding yang dimulai dari sikap pasang, langkah serta mengukur jarak terhadap lawan dan koordinasi dalam melakukan serangan / pembelaan serta kembali ke sikap pasang. 2. Pembelaan dan serangan yang dilakukan harus berpola dari sikap awal / pasang atau pola langkah, serta adanya koordinasi dalam melakukan serangan dan pembelaan. Setelah melakukan serangan / pembelaan harus kembali pada sikap awal / pasang dengan tetap menggunakan pola langkah. Wasit akan meberikan aba-aba ”LANGKAH” jika seorang pesilat tidak melakukan teknik Pencak Silat yang semestinya. 3. Serangan beruntun harus tersusun dengan teratur dan berangkai dengan berbagai cara kearah sasaran sebanyak-banyaknya 4 jenis serangan. Pesilat yang melakukan rangkaian serang bela lebih dari 4 jenis akan diberhentikan oleh Wasit. Serangan sejenis dengan menggunakan tangan yang dilakukan secara beruntun dinilai satu serangan. Serangan yang dinilai adalah serangan yang menggunakan pola langkah, tidak terhalang, mantap, bertenaga, dan tersusun dalam koordinasi teknik serangan yang baik. DAFTAR PUSTAKA Agung Nugroho. 2007. Ensiklopedi pencak silat bergambar. Yogyakarta Agung Nugroho. 2008. Pembelajaran dan management pencak silat. Yogyakarta. Fakultas Ilmu Keolahragaan, universitan Negeri Yogyakarta Peraturan pertandingan. Pencak Silat. 2007. Hasil Keputusan MUNAS IPSI XII. Jakarta
Filosofi Perwasitan Pencak Silat Filosofi Perwasitan Pencak Silat Reviewed by Unknown on 08:38 Rating: 5

Geen opmerkings nie:

Aangedryf deur Blogger.